GPIB “Pasar Minggu” Jadi Tuan Rumah Seminar Gereja Ramah Demokrasi
Jakarta Selatan, 11 Juli 2026
GPIB “Pasar Minggu” dipercaya oleh Departemen Pelayanan Kemasyarakatan (Germasa) GPIB untuk menjadi tempat berlangsungnya Seminar Gereja Ramah Demokrasi (GRD). Acara ini mempertemukan 85 pemuda dari 85 jemaat GPIB se Jabotabek, dalam satu forum untuk belajar bersama merawat demokrasi Indonesia — jumlah peserta yang terbilang besar dan menunjukkan tingginya antusiasme Gerakan Pemuda GPIB terhadap isu kebangsaan.
Sebagai tuan rumah, GPIB “Pasar Minggu” menyambut baik kepercayaan yang diberikan Germasa. Rangkaian sambutan pun turut mewarnai pembukaan acara. Penatua Eddy Rudyanto, mewakili panitia penyelenggara, menyampaikan sambutan yang menandai dimulainya rangkaian seminar, sekaligus mengapresiasi kesiapan jemaat “Pasar Minggu” dalam mendukung jalannya acara dari awal hingga akhir.




Sambutan turut disampaikan oleh Ketua II PHMJ Penatua Ruddy Kussoy GPIB “Pasar Minggu”, yang dalam kesempatan tersebut menyambut hangat seluruh peserta yang datang dari berbagai jemaat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga karena jemaat “Pasar Minggu” dapat menjadi tempat berkumpulnya pemuda GPIB dari berbagai penjuru untuk berdiskusi dan belajar bersama, sekaligus berharap kehadiran para peserta membawa semangat baru bagi jemaat masing-masing sekembalinya dari seminar.
Istimewanya, seminar ini tidak hanya dapat disaksikan oleh peserta yang hadir langsung di lokasi, tetapi juga disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube GPIB “Pasar Minggu”. Lewat siaran langsung ini, jemaat-jemaat yang tidak dapat mengirimkan perwakilan atau warga gereja yang ingin menyaksikan dari rumah tetap bisa mengikuti seluruh rangkaian acara secara real-time, sekaligus memperluas jangkauan pesan seminar ini jauh melampaui ruang ibadah GPIB “Pasar Minggu”.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi oleh Pdt. Semuel Karinda, Ketua II Majelis Sinode GPIB, yang menitipkan tiga pesan penting bagi pemuda GPIB: menjaga pola pikir agar tetap jernih dan tidak mudah terprovokasi, menjaga nurani sebagai kompas moral dalam bersikap, serta menjaga harapan bahwa demokrasi yang sehat dan bermartabat masih mungkin diwujudkan.




Tiga pesan tersebut kemudian dijabarkan lebih dalam oleh tiga narasumber yang tampil bergantian. Dr. Hurriyah, Direktur Puskapol Universitas Indonesia, mengajak peserta membangun literasi politik yang kritis. Pdt. Cindy van Munster, Ketua Majelis Jemaat GPIB Pancoran Rahmat Depok, mengingatkan bahwa demokrasi perlu dimulai dari kebenaran dan nurani yang murni. Sementara Pdt. Jeirry Sumampow, Ketua I Departemen Germasa-LH GPIB, mengajak pemuda melihat politik sebagai ruang pelayanan dan panggilan iman.
Sebagai tuan rumah, GPIB “Pasar Minggu” memastikan seluruh kebutuhan acara berjalan lancar, mulai dari kesiapan ruang ibadah utama, area registrasi, dukungan teknis siaran langsung, hingga penerimaan tamu yang jumlahnya cukup banyak. Berkat kerja sama yang baik antara pihak jemaat dan panitia dari Germasa, seluruh rangkaian acara — mulai dari ibadah pembukaan, sesi materi, diskusi kelompok, hingga penutupan — berlangsung tertib dan lancar sepanjang hari, meski dihadiri oleh peserta dalam jumlah besar.



Dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus turut menyiarkan seminar sepenting ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi GPIB “Pasar Minggu”, sekaligus wujud nyata kontribusi jemaat dalam mendukung pelayanan Germasa GPIB bagi pemuda gereja di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rekaman lengkap jalannya seminar dapat disaksikan melalui kanal YouTube GPIB “Pasar Minggu”.